Labuhan Dlepih: Kembali Napak Tilas Laku Leluhur Kasultanan Yogyakarta
Prosesi Labuhan Ageng di Dlepih terbilang hampir sama dengan ketiga tempat lainnya. Pada Senin (19/01) atau 30 Rejeb Dal 1959 lalu, tepat pukul 11.00 WIB, Utusan Dalem KRT Wiraguna dan KRT Sinduhadiningrat beserta ubarampe labuhan tiba di Petilasan Dlepih Khayangan. Setibanya di lokasi, Utusan Dalem beriringan menyusuri jalan setapak yang berada di tepi atas Sungai Wiraka melewati Sela Penangkep yaitu dua buah batu alam di tepi sungai. Kedua batu alam tersebut berukuran besar dan tinggi dengan posisi berdampingan, bagian atasnya berimpitan, sementara bagian bawahnya terpisah.