Info Terkini

Keraton Yogyakarta Ambil Bagian dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2022

183 | Jumat, 29 April 2022 admin

Sejak dicanangkan tahun 2017, Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional mulai diperingati pada tanggal 26 April setiap tahunnya. Pada 2022, peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKB 2022) di Jateng-DIY dipusatkan di empat kabupaten yaitu Klaten, Magelang, Boyolali (Jawa Tengah), dan Sleman (DIY). Keempat lokasi tersebut berada di lingkar Gunung Merapi dan dipilih karena dipandang memiliki kesiapsiagaan yang baik apabila terjadi bencana. Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat pun ambil bagian dalam HKB 2022 dengan menyuguhkan Flashmob Bala Wanara saat Selebrasi HKB Nasional 2022 di Teras Merapi.

“Sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, tentunya kesiapsiagaan akan adanya bencana di kawasan Gunung Merapi menjadi hal wajib dan patut untuk terus digencarkan edukasinya. Merapi dengan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat sendiri memiliki hubungan yang erat dalam garis imajiner atau sumbu filosofis Yogyakarta. Keraton dan Gunung Merapi adalah satu kesatuan, sehingga ada rasa handarbeni dan ingin merawat Merapi juga. Sehingga, kami dari Kridhamardawa pada HKB 2022 ini juga turut menyemarakkan selebrasi dengan penampilan Flashmob Bala Wanara,” ungkap KPH Notonegoro, Penghageng KHP Kridhamardawa.


Penampilan Flashmob Bala Wanara sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Bala Wanara yang secara harfiah diartikan sebagai sekumpulan atau kawanan kera dan ditarikan dengan menggunakan ragam gerak Kapi (kera). Tarian ini menceritakan tentang semangat para tentara kera di bawah komando Sugriwa dalam cerita Ramayana. Di sisi lain, kawanan kera memiliki peranan tersendiri dalam mitigasi bencana. Sejak dahulu, kenaikan suhu dan peningkatan aktivitas geologi Gunung Merapi sering kali menjadi penyebab turunnya kawanan kera ke permukiman warga.

“Dalam konteks kesiapsiagaan bencana, alam selalu memberikan tanda awal, salah satunya melalui perilaku hewan. Dalam bahasan kebencanaan Gunung Merapi, kawanan kera sebagai penghuni hutan pegunungan seringkali turun gunung lebih dahulu dan menjadi penanda bagi masyarakat untuk antisipasi bencana. Dalam kearifan lokal masyarakat, turunnya kera ini bisa menjadi early warning system dalam mitigasi bencana erupsi Merapi,” sambung KPH Notonegoro yang kini juga menjadi Pembina Kehormatan Tagana (Taruna Siaga Bencana) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lebih lanjut, koordinator Flashmob Bala Wanara, RW Wijoyopadmo menambahkan Bala Wanara dalam kisah Ramayana juga merupakan perlambang kebajikan dengan bergotong royong membantu Sri Rama menumpas kejahatan. Flashmob Bala Wanara yang hadir dalam selebrasi ini ingin menyampaikan pesan bahwa kesiapsiagaan bencana akan berhasil apabila didukung dengan kesadaran setiap lapisan masyarakat. Kehadiran Bala Wanara dalam jumlah banyak dalam flashmob ini harapannya bisa mengajak masyarakat untuk selalu bergotong royong dalam kebaikan termasuk dalam kesiapsiagaan bencana. Sehingga bencana dapat disikapi dengan lebih bijak dan antisipatif.


Flashmob Bala Wanara hadir dalam acara Konser Budaya Sadar Bencana dan Sarasehan HKB 2022 yang ditayangkan di kanal YouTube BNPB Indonesia pada Selasa (26/04). Meski sempat diguyur gerimis dan berkabut, para Abdi Dalem Mataya Kridhamardawa bersama relawan, pegawai BPBD DIY, Tagana se-DIY, Sahabat Tagana dan relawan Kabupaten Sleman tetap semangat menarikan Bala Wanara hingga akhir.

Selain kemeriahan Flashmob Bala Wanara, tepat saat peringatan HKB 2022, publik pun digemparkan dengan tayangan video singkat mengenai terlukanya tiga Abdi Dalem Keraton Yogyakarta akibat tertimpa reruntuhan dari gempa bumi. Hal ini ternyata simulasi penanganan bencana yang digelar oleh Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY.

“Keraton Yogyakarta berpartisipasi menyelenggarakan simulasi penanganan bencana alam gempa bumi dan kebakaran. Ada beberapa Abdi Dalem yang terlibat mulai dari Abdi Dalem Kridhamardawa, Purayakara, Puraraksa, Tepas Tandha Yekti, hingga Nitya Budaya,” jelas KMT Tirtawijaya selaku Komandan Tanggap Darurat Keraton Yogyakarta.

Sebelumnya, pada Minggu (24/04), Keraton Yogyakarta dan BPBD DIY menggelar pelatihan kesiapsiagaan bencana di Kagungan Dalem Bangsal Kasatriyan. Pelatihan ini diikuti oleh Abdi Dalem dari beberapa tepas dan kawedanan di Keraton Yogyakarta seperti yang tersebut di atas.


“Sebagai wujud nyata dari keraton dalam turut nyengkuyung dan ambil bagian di Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2022, tak hanya dengan flashmob tetapi juga pelatihan dan simulasi evakuasi bencana. Pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi Abdi Dalem, kami selenggarakan dengan harapan agar para Abdi Dalem juga mendapatkan edukasi mengenai hal ini. Kemudian bisa menularkan ilmunya ke teman-temannya di tepas dan kawedanan masing-masing, serta menjadi teladan bagi masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta lainnya,” tutup KPH Notonegoro.

Penampilan Flashmob Bala Wanara dapat dilihat pada tautan berikut https://bit.ly/konserbudayasadarbencana


Related Articles

TATA PEMERINTAHAN