Info Terkini

Restorasi Lukisan Raden Saleh

1941 | Selasa, 15 Januari 2019 admin Michaela Anselmini menunjukkan proses konservasi kepada GKR Bendara dan Ambassador Vittorio Sandalli

Michaela Anselmini menunjukkan proses konservasi kepada GKR Bendara dan Ambassador Vittorio Sandalli

Keraton Yogyakarta melakukan konservasi dan restorasi koleksi lukisan miliknya. Restorasi dilakukan pada dua lukisan cat minyak karya Raden Saleh Boestaman, yaitu lukisan Sri Sultan Hamengku Buwono VI dan lukisan permaisurinya, GKR Hageng. Proses konservasi dan restorasi pada kedua lukisan tersebut dilakukan selama bulan Januari dan Februari 2019.

Raden Saleh adalah seorang pribumi Jawa yang hidup pada abad 19. Bakatnya yang mengagumkan dalam seni lukis membuatnya mendapat beasiswa dari pemerintah Belanda untuk mempelajari seni lukis di Eropa. Ia menjadi orang Jawa pertama yang menguasai seni lukis modern. Ia dikenal di kalangan elit Eropa melalui lukisannya yang luar biasa dan penampilannya yang memadukan busana Jawa dan Eropa. Pada pertengahan tahun 1860-an ia kembali ke Jawa dan mulai menjalin hubungan dengan bangsawan keraton Yogyakarta. Tahun 1867 ia menetap di Yogyakarta selama dua tahun dan menikah dengan Raden Ayu Danudirja, saudara sepupu dari Sri Sultan Hamengku Buwono VI.

Dua lukisan yang direstorasi dipilih dari empat lukisan Raden Saleh yang dipajang di Museum Lukisan Keraton Yogyakarta. Restorasi dilakukan tidak hanya pada lukisan, tapi juga pada pigura dan spanram. Hal ini dilakukan karena pigura yang dihiasi mahkota pada bagian atasnya tersebut memiliki nilainya tersendiri, sedang spanram yang digunakan sangat langka ditemui di Indonesia karena menggunakan sistem bongkar pasang (knock down).

GKR Bendara selaku Wakil Penghageng KHP Nitya Budaya mempercayakan pekerjaan konservasi dan restorasi kedua lukisan berharga tersebut kepada Michaela Anselmini, seorang restorator berkebangsaan Italia yang kini tinggal dan membuka studio restorasi di Indonesia. Ia berkomitmen untuk memperbaiki kerusakan tanpa mengubah cat asli yang digoreskan oleh Raden Saleh.

Selain oleh umur dan kecelakaan, kerusakan pada lukisan karya Raden Saleh milik Keraton Yogyakarta juga disebabkan oleh perawatan dan penanganan yang tidak tepat. Untuk itu, selama dua bulan kerjanya di Museum Lukisan Keraton Yogyakarta, Michaela juga akan mengajarkan cara merawat lukisan kepada Abdi Dalem agar kerja konservasi lukisan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan.

GKR Bendara bersama Duta Besar Italia untuk Indonesia Vittorio Sandalli dan Michaela Anselmini

TATA PEMERINTAHAN