Tentang Kami

Situs web resmi Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat ini menyajikan berbagai informasi terkait pusat pemerintahan monarki di Jawa yang telah berusia lebih dari 250 tahun. Berbagai kekayaan budaya dengan filosofi tinggi disajikan dalam bentuk digital agar mudah diikuti berbagai generasi oleh Kawedanan Tandha Yekti.


INFO SELENGKAPNYA

Profil HB Ka10

Sebelum Bertahta

Lambang

Warta

Berita Terbaru

Antusias Ribuan Masyarakat Ikuti Gelaran Mubeng Beteng, Peringati 1 Sura Je 1958

Hajad Kawula Dalem Mubeng Beteng baru saja diselenggarakan pada Minggu (07/07) dalam rangka memperingati Tahun Baru Jawa 1 Sura Je 1958/1 Muharam 1446 H. Prosesi Mubeng Beteng ini merupakan Hajad Kawula Dalem atau tradisi yang diinisiasi oleh Paguyuban Abdi Dalem Keraton Yogyakarta dan didukung penuh oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) 

Cerita Terkini dari Abhimantrana

Pameran awal tahun Keraton Yogyakarta yang bertajuk ‘Abhimantrana: Upacara Adat Keraton Yogyakarta’ telah memasuki bulan keempat penyelenggaraan. Pameran tersebut telah dibuka pada 8 Maret 2024 oleh GKR Bendara selaku Penghageng KHP Nitya Budaya sekaligus ketua panitia. Hingga bulan Juni, jumlah antusiasme kunjungan pameran sudah mencapai 118.709 wisatawan. Jumlah kunjungan ini menjadi salah satu poin keberhasilan dan tingginya apresiasi penyelenggaraan pameran.

Rona Paramaswara Yogyakarta Royal Orchestra Semarakkan Hari Musik Dunia 2024

Setelah sukses menggelar konser di dua kawasan ikonik Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Tebing Breksi (2022) dan Nglanggeran Gunungkidul (2023), Bendung Kamijoro, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo menjadi saksi kali ketiga perayaan ulang tahun Konser Yogyakarta Royal Orchestra sekaligus songsong Hari Musik Dunia 2024, pada Sabtu malam (22/06). Konsisten dengan tema epik yang selalu mengiringi setiap pergelaran, konser ulang tahun Yogyakarta Royal Orchestra pada tahun 2024 mengangkat tajuk “paramaswara” yang diambil dari kata parama (istimewa) dan swara (kidung/lelagon). Bermula dari makna tersebut, konser Paramaswara berisikan kidung-kidung atau nyanyian yang istimewa dan berhasil memikat lebih dari seribu penonton. 

Garebeg Besar Jimawal 1957, Momentum Revitalisasi Abdi Dalem Citralata dan Pralata

Selasa Wage (18/6), Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat menggelar Hajad Dalem Garebeg Besar Jimawal 1957/1445 Hijriah. Penyelenggaraan Garebeg Besar tahun ini menjadi upaya keraton untuk merevitalisasi kembali pelbagai tata rakiting lampah-lampah garebeg sesuai dengan peristiwa Garebeg masa Sultan-sultan sebelumnya. Momentum revitaliasi lampah garebeg tersebut rupanya sudah dimulai pada Garebeg Sawal Jimawal 1957 tempo lalu dengan melibatkan Ndalem Mangkubumen sebagai salah satu lokasi penyerahan pareden gunungan. Sementara pada Garebeg Besar Jimawal 1957, keraton menghadirkan kembali atau merevitalisasi sepasang Abdi Dalem Citralata dan Pralata.

Temukan Kami

Kunjungan

Pariwisata

Selain berfungsi sebagai tempat kediaman Sultan, sebagian area Keraton Yogyakarta dapat dikunjungi oleh publik sebagai destinasi pariwisata yang dikelola oleh Kawedanan Radya Kartiyasa.

Pertunjukan

Berbagai macam agenda pertunjukan seni budaya di Keraton Yogyakarta yang dikelola oleh Kawedanan Krida Mardawa

Publik

Urusan publik terkait Keraton Yogyakarta

Daftar Acara

Agenda Terdekat

Wayang Kulit oleh Vhiko Septufitanto (PEPADI Bantul) lakon "Bedhah Lokapala"

Pementasan ini dapat disaksikan langsung di Bangsal Srimanganti Keraton Yogyakarta, dengan membeli tiket masuk Museum Kedhaton Keraton Yogyakarta yang berada di area Kamandhungan Lor (plataran Keben). 

Selamat berwisata di Keraton Yogyakarta~ 

Lihat Detail

SUWUK - JAMASAN PUSAKA

SUWUK - JAMASAN PUSAKA 

Lihat Detail

GLADHEN BEKSAN - SUWUK

Wisata Museum Area Kedhaton Tetap Buka

Lihat Detail