Image page cover

Narasi Tamanan Seri ke-60, Komik Strip “Plesiran: Pengalaman Pertama Kirana ke Pasar Tiban”

Berkunjung ke pasar tradisional merupakan salah satu kegiatan edukatif yang bisa dilakukan oleh siapa pun, termasuk anak-anak. Salah satunya Pasar Tiban, yang dapat diamati hiruk-pikuknya dan merasakan ikatan antara penjual dan pembeli secara langsung. Pasar kaget ini merupakan bagian dari ruang sosial masyarakat yang memainkan peran penting dalam menjaga denyut nadi tradisi dan interaksi lokal.

Website Tamanan 2 02 Small

Bagi anak-anak, belajar tentang kearifan lokal tidak hanya sekadar teori, mengunjungi Pasar Tiban memiliki banyak manfaat, antara lain:

  1. Anak-anak bisa melihat langsung bagaimana jajanan pasar dibuat, seperti kue putu yang dikukus unik di dalam bambu dengan aroma gula jawa yang khas. Pengalaman ini akan menumbuhkan rasa bangga dalam diri anak terhadap kekayaan kuliner Nusantara. Anak-anak perlahan menyadari pentingnya menjaga kelestarian makanan tradisional agar tidak hilang tergerus zaman.
  2. Suasana pasar yang ramai cenderung memancing banyak pertanyaan polos dari anak. Mereka bisa saja penasaran akan banyak hal, "Ibu, mengapa pasarnya cuma ada hari Minggu?", "Kok kuenya bisa bunyi seperti peluit kereta?", atau "Mengapa mainan otok-otok bisa bunyi tanpa baterai?". Ruang diskusi spontan seperti ini sangat bagus untuk melatih daya kritis dan kepekaan anak terhadap lingkungan sekitarnya.
  3. Saat ikut berinteraksi dan mengamati situasi pasar, anak akan menyerap banyak kosakata baru. Mereka tidak hanya belajar istilah khas, seperti tiban atau pincuk, tetapi juga pelan-pelan mengenal kehalusan unggah-ungguh atau tingkatan tutur bahasa Jawa (ngoko dan krama) saat berbicara dengan orang yang lebih tua.
  4. Lewat kesederhanaan mainan bambu dan jajanan pasar, anak diajak memahami bahwa bahagia itu tidak harus mahal atau selalu bertumpu pada layar gawai. Mereka belajar menghargai proses, kerja keras, sekaligus melatih sopan santun serta kepedulian untuk menjaga kebersihan saat berada di ruang publik.
  5. Pasar Tiban bisa menjadi alternatif ruang belajar dan menyegarkan di akhir pekan. Orang tua yang mengajak anak berjalan santai, jajan, dan mengobrol dapat mempererat ikatan emosional mereka.

Dalam Komik Strip kali ini, Keraton Yogyakarta memberikan ilustrasi mengenai petualangan Kirana menelusuri keseruan suasana Pasar Tiban. Orang tua dapat mengajak anak untuk membaca bersama dan melakukan diskusi lanjutan setelahnya.

Website Tamanan 3 03 Small

Komik ini dimuat dalam dua bahasa yakni bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. Hal ini memudahkan anak dan orang tua mempelajari interaksi sederhana dalam percakapan sehari-hari.

Simak komik dan audionya dalam pranala berikut.

Tamanan - Audio Komik Strip_Plesiran_ Pengalaman Pertama Kirana ke Pasar Tiban.wav (58,6 MB)
Tamanan - B. Indonesia - Komik Strip_Plesiran_ Pengalaman Pertama Kirana ke Pasar Tiban.pdf (5,6 MB)
Tamanan - B. Jawa - Komik Strip_Plesiran_ Pengalaman Pertama Kirana ke Pasar Tiban.pdf (5,7 MB)